Berikut Ini Manfaat Tepuk Tangan Bagi Kesehatan

Tubuh manusia memiliki beberapa titik tekanan yang terhubung langsung dengan berbagai organ. Ketika kita menekan titik-titik tekanan tersebut, ini akan mempengaruhi organ-organ tertentu dan memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh.

Ditangan kita terdapat 28 poin tekanan. Sehingga, ketika kita bertepuk tangan, kita akan merangsang titik-titik tekanan tersebut dan mempengaruhi organ-organ yang terhubung ke mereka. Maka dari itu, berikut ini manfaat tepuk tangan bagi kesehatan.

Berikut Ini Manfaat Tepuk Tangan Bagi Kesehatan

Berikut Ini Manfaat Tepuk Tangan Bagi Kesehatan

Meningkatkan sirkulasi darah
Bertepuk tangan setidaknya 20-30 menit bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh dan membantu kelancaran arus darah ke arteri dan vena. Hal ini membantu memberi energi tubuh dan juga membantu aliran oksigen ke berbagai bagian tubuh.

Mengatasi nyeri sendi
Bertepuk tangan membantu menyingkirkan nyeri sendi, nyeri punggung dan nyeri leher. Bahkan, orang yang menderita asam urat juga disarankan untuk bertepuk tangan untuk meringankan rasa sakit.

Mengatasi penyakit paru-paru
Kenapa demikian? karena bertepuk tangan dapat membantu aliran oksigen dan darah ke paru-paru, sehingga membantu menyingkirkan masalah tertentu seperti asma dan penyakit paru-paru.

Mengatasi tekanan darah rendah
Bertepuk sebelah tangan juga baik bagi penderita tekanan darah rendah, karena akan meningkatkan aliran darah ke berbagai bagian tubuh.

Baik untuk pencernaan
Bertepuk tangan juga ternyata mampu membantu menyembuhkan masalah pencernaan Anda.

Nah, jadi itulah beberapa manfaat bertepuk tangan bagi kesehatan yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya. Semoga sajian artikel ini membantu menambah wawasan Anda dan semoga Anda selalu diberikan kesehatan. Aamiin

| Berikut Ini Manfaat Tepuk Tangan Bagi Kesehatan

Cara Stabilkan Kadar Asam Urat dengan Jeruk Nipis

Penyakit asam urat ditandai dengan rasa sakit yang luar biasa serta disertai dengan rasa panas. Asam urat disebut juga dengan nama penyakit pirai atau gout. Penyakit asam urat ini terjadi karena adanya pengikisan natrium yang ada didalam urat meluruh dan kemudian menyebabkan radang sendi.

Asam urat adalah zat yang menjadi limbah dari adanya aktivitas pemecahan purin di dalam sendi. Penumpukkan kristal asam urat ini bisa terjadi bertahun-tahun tanpa disadari dan akibatnya akan menjadi penyakit asam urat. Maka dari itu, kita mesti tahu bagaimana cara menstabilkan kadar asam urat dan mengetahui batas normal asam urat dalam tubuh. Supaya kita bisa mencegah terjadinya asam urat kambuh.

Cara Stabilkan Kadar Asam Urat dengan Jeruk Nipis

Cara Stabilkan Kadar Asam Urat dengan Jeruk Nipis

Berikut dibawah ini cara stabilkan kadar asam urat dengan jeruk nipis, diantaranya yaitu:

Jeruk nipis
Jeruk nipis ini mengandung asam sitrat yang dipercaya mampu menjaga kadar asam urat tetap normal. Anda bisa mengonsumsi setengah air jeruk nipis atau bisa jua dengan 2 kali sehari secara rutin.

Ceri
Antosianin atau kandungan zat anti inflamasi pada buah ceri membantu mengurangi kadar asam urat. Selain itu, buah ini juga bisa mencegah peradangan dan nyeri.

Stroberry dan blueberry
Kedua jenis buah berry ini jika rutin dikonsumsi dapat membantu Anda dalam menjaga kadar asam urat dalam darah. Hal ini lantaran kedua jenis buah ini mengandung anti inflamasi. Maka dari itu, alangkah baiknya Anda menambakan stroberry dan blueberry kedalam daftar menu diet harian Anda.

Apel
Kandungan asam malat dalam buah apel bisa membantu menetralkan asam urat. Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa mengonsumsi satu buah apel setiap hari.

Selain buah-buahan diatas, ternyata ada pula obat herbal asam urat yang ampuh dan aman untuk dikonsumsi. Semoga sajian artikel kami bermanfaat dan membantu Anda dalam mendapatkan solusi terbaik bagi kesehatan Anda.

Kebiasaan yang Bisa Menyebabkan Tulang Melemah

Kesehatan seseorang ditentukan oleh gaya hidup serta pola makan yang baik. Dengan menjalankan gaya hidup yang sehat serta pola makan yang teratur, maka Anda telah memperkecil risiko terkena penyakit kronis maupun nonkronis. Tahukah Anda, kebiasaan Anda bisa menyebabkan tulang melemah serta menimbulkan berbagai penyakit tulang lainnya. Sebenarnya, menjalankan pola hidup yang tidak baik tersebut tidak hanya berisiko pada kesehatan tulang saja, namun juga pada organ tubuh lainnya.

Namun meski demikian, disini kami akan menjelaskan beberapa kebiasaan yang sering Anda lakukan namun hal tersebut malah berdampak buruk bagi kesehatan tulang Anda.

Kebiasaan yang Bisa Menyebabkan Tulang Melemah

kebiasaan-yang-membuat-tulang-melemah

Masalah pada tulang bisa menimbulkan gangguan pada aktifitas sehari-hari Anda, maka dari itu mari kita kenali beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan tulang melemah. Supaya Anda bisa menghindari kondisi menakutkan tersebut.

Kurangnya paparan sinar matahari
Paparan sinar matahari secara langsung memang bisa menyebabkan kulit menjadi lebih gelap sehigga banyak orang yang sangat takut terkena sinar matahari. Namun, Anda seharusnya hati-hati karena kebiasaan ini juga bisa menimbulkan tulang Anda melemah. Sinar matahari mengandung vitamin D yang sangat baik untuk kesehatan tulang Anda, bahkan juga terhadap kesehatan tubuh.

Kekurangan kalsium
Kalsium adalah asupan penting untuk tulang. Jika seseorang kekurangan kalsium tentu kondisi ini bisa menyebabkan tulang menjadi lemah. Orang yang kekurangan kalsium berisiko kehilangan kepadatan tulang, bahkan dari hasil penelitian kekurangan kalsium bisa membuat tulang Anda jadi lebih mudah patah.

Obesitas
Selain menyebabkan penyakit diabetes, jantung dan stroke, ternyata obesitas juga menjadi penyebab tulang melemah. Pasalnya, kelebihan berat badan dapat menyebabkan kerusakan pada sendi dan tulang. Maka dari itu, mulai sekarang hentikan semua kebiasaan yang bisa menyebabkan obesitas.

Kurang berolahraga
Seseorang yang jarang berolahraga dan kurang bergerak bisa menjadi lebih kaku sehingga sangat berpotensi menyebabkan tulang dua kali lebih lemah.

Posisi duduk
Posisi duduk seperti menjadi kebiasaan yang paling sulit untuk di atas, padahal kebiasaan ini juga termasuk sebagai penyebab tulang lemah. Posisi duduk yang buruk dapat menyebabkan tulang dua hingga tiga kali lebih lemah.

Setelah mengetahui beberapa hal yang bisa menyebabkan tulang melemah. Anda sebaiknya tinggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk seperti itu, dan mulailah untuk menjalankan gaya hidup sehat mulai saat ini.

Nutrisi Penting yang Dibutuhkan Untuk Tulang Kuat

Untuk membentuk tubuh yang kuat, diperlukan pula tulang yang sehat. Hal ini tentunya ditentukan oleh asupan makan harian Anda. Tentunya, banyak orang yang menginginkan agar tulangnya tetap sehat dan kuat serta terhindar dari keropos.

Anda bisa mewujudkan keinginan tersebut dengan mencukupi beberapa nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tulang, seperti:

Nutrisi Penting yang Dibutuhkan Untuk Tulang Kuat

nutrisi-penting-yang-dibutuhkan-untuk-tulang-kuat

Memenuhi asupan protein yang cukup
Banyak penelitian awal menunjukkan bahwa diet protein terutama diet tinggi daging merah dapat menyebabkan tulang lemah. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa diet yang tinggi protein bisa meningkatkan mineral tulang dan mengurangi risiko patah tulang.

Protein juga membantu membangun dan mempertahankan otot, melindungi sendi dan tulang, merangsang kekuatan tulang. Anda bisa memperoleh protein dari jenis makanan seperti salmon, telur, daging tanpa lemak, kedelai, kacang-kacangan.

Mengonsumsi karbohidrat berkualitas
Karbohidrat kompleks seperti buah dan sayur akan dapat meningkatkan kepadatan massa tulang dan meningkatkan penyerapan kalsium. Menurut Dr Zernicke, buah dan sayur megnandung karbohidrat non dicerna, seperti inulin jenis fructans yang tidak dapat dicerna oleh usus kecil. Ketika mereka bergerak menuju usus besar dan mulai diproses.

Kebutuhan kalsium tercukupi
Kalsium, mineral yang paling berlimpah di dalam tubuh ialah salah satu nutrisi yang paling penting untuk kesehatan tulang. Mineral ini juga memainkan peran penting dalam kontraksi otot. Pengaturan detak jantung, tranmisi impuls saraf, pengaturan tekanan darah dan fungsi system kekebalan tubuh. Mendapatkan asupan harian yang direkomendasikan kalsium (yang bervariasi berdasarkan jenis kelamin dan umur) dapat membantu menangkal osteoporosis, menjaga otot dan saraf berfungsi dengan normal.

Vitamin D
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa vitamin D membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu menangkal osteoporosis dan menjaga otot serta saraf sehingga bekerja secara normal.

Fosfor
Tubuh yang kekurangan zat fosfor akan menghambat produksi garam kalsium yang ada pada akhirnya menyebabkan tulang jadi lemak. Namun, meski demikian kelebihan zat fosfor dalam darah juga tidak baik. Hal ini disebabkan fosfor dapat menyebabkan pengerasan arteri yang akan berujung terhadap risiko serangan jantung dan stroke menjadi lebih riskan.

Potasium
Para peneliti meyakini bahwa potassium dapat menurunkan resiko pengeroposan tulang dan mengembalikan kalsium ke tulang. Tidak hanya itu, potasium juga dapat membantu menetralkan asam metabolisme yang diproduksi oleh tubuh dan melindungi tulang dari kerusakan.

Vitamin K
vitamin K berperan penting dalam memproduksi protein yang diperlukan untuk mempertahankan kekuatan tulang dan mencegah penumpukan kalsium di tempat yang salah. Manfaat vitamin K bisa anda dapatkan dari sayuran, kale, kubis dan lain sebagainya.

Magnesium
Magnesium akan mengubah vitamin D menjadi bentuk aktif yang penting untuk dapat menyerap kalsium dengan baik. Manfaat magnesium yang baik bisa anda peroleh dari konsumsi makanan seperti sayuran, bayam, buah bit, biji labu dan lain sebagainya.

Nah itulah beberapa nutrisi penting yang dibutuhkan untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat. Semoga informasi ini membantu Anda dan bermanfaat. Terimakasih

8 Cara Mengendalikan Asam Urat Supaya Tidak Kambuh

Penyakit asam urat dapat menimbulkan rasa nyeri yang tidak tertahankan bahkan asam urat yang tidak terkendali bisa mengakibatkan bengkak dan timbul sensasi terbakar pada persendian.

Maka dari itu, orang yang memiliki risiko atau riwayat asam urat tentunya tidak ingin penyakitnya kambuh. Oleh karena itu, penderita asam urat harus tahu 8 cara mengendalikan asam urat supaya tidak kambuh.

8 Cara Mengendalikan Asam Urat Supaya Tidak Kambuh

8 Cara Mengendalikan Asam Urat Supaya Tidak Kambuh

  • Jangan lupa minum obat

Poin pertama yaitu jangan lupa minum obat. Namun, pastikan obat asam urat yang Anda minum aman, halal, legal tanpa menimbulkan efek samping. Hindari pemakaian obat penghilang rasa sakit yang justru bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Dengan mengonsumsi obat asam urat tinggi juga, maka kadar asam urat dalam tubuh Anda dapat dikendalikan.

  • Konsumsi air yang banyak

Disarankan untuk minum minimal 8-10 gelas sehari untuk menghilangkan kadar asam urat berlebih dari tubuh dan mengurangi risiko pembentukan kristal pada sendi. Sehingga, hal ini bisa mengurangi dan menurunkan risiko Anda terkena serangan asam urat.

  • Jauhi pemicu asam urat

Para peneliti telah menemukan bahwa tomak paling sering memicu serangan asam urat selain dari seafood, alkohol dan daging merah.

  • Modifikasi diet

Batasi asupan makanan kaya purin, karena makanan tersebut dapat meningkatkan kadar asam urat dan memperburuk gejala penyakit asam urat. Tidak hanya itu, jangan minum jus buah buatan yang tinggi fruktosa karena dapat meningkatkan asam urat dalam darah. Cobalah untuk mengonsumsi makanan yang sehat kaya antioksidan dan rendah lemak.

  • Berhenti merokok dan minuman beralkohol

Kedua kebiasaan buruk ini bisa memperburuk gejala asam urat. Merokok juga bisa mengganggu metabolisme tubuh. Sedangkan alkohol mampu meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

  • Aktif bergerak

Aktif bergerak seperti olahraga misalnya mampu mencegah penyakit asam urat. Selain itu, gaya hidup yang aktif juga dapat mengalahkan penyakit lain seperti kolesterol tinggi, diabetes dan hipertensi.

  • Menjaga berat badan

Menjaga berat badan juga penting untuk mengendalikan asam urat. Apabila Anda kelebihan berat badan, disarankan untuk tidak melakukan diet ketat. Karena, penurunan berat bdan yang cepat dapat menyebabkan ketosis dan menyebabkan serangan asam urat. Lebih baik untuk mengikuti program penurunan berat badan secara bertahap.

Baca Juga: Mengenal 7 Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Rematik

Itulah 8 tips mengendalikan kadar asam urat dalam tubuh. Semoga bermanfaat dan semoga lekas diberikan kesehatan. Aamiin

 

| 8 Cara Mengendalikan Asam Urat Supaya Tidak Kambuh

Mengenal 7 Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Rematik

Rematik adalah salah satu jenis penyakit yang menyerang sendi dan jaringan sekitarnya. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, anak-anak, orang tua, lansia, ibu hamil maupun ibu menyusui bisa terserang penyakit rematik.

Baca Juga: Obat Asam Urat

Ada banyak mitos yang berkembang seputar penyakit rematik. Meski tidak benar, banyak orang tetap mempercayainya. Berikut dibawah ini 7 mitos dan fakta tentang penyakit rematik.

Mengenal 7 Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Rematik

Mengenal 7 Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Rematik

Mitos: Penyakit rematik disebabkan karena sering mandi malam atau berada dalam ruangan berAC atau cuaca dingin
Fakta: Penelitian mengungkapkan bahwa mandi malam atau cuaca dingin tidak menyebabkan penyakit rematik. Namun, pada penderita rematik tertentu, faktor dingin dapat memperburuk keluhan sehingga saat terkena dingin akan terasa nyeri di sendi-sendinya, hal ini dapat dijelaskan adanya perubahan tekanan atmosfir meningkatkan tekanan di dalam ruang sendi, temperatur yang dingin dapat menyebabkan gangguan aliran sinovium serta merangsang saraf nosiseptor di sekitar sendi sehingga menyebabkan sendi yang sudah terkena arthritis menjadi nyeri dan kaku.

Mitos: Penyakit rematik merupakan penyakit orang usia lanjut
Fakta: Usia memang berpengaruh terhadap munculnya rematik atau nyeri sendi. Memang, resiko terserang rematik semakin bertambah seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini disebabkan karena semakin menipisnya lapisan pelindung sendi dan mulai mengentalnya minyak pelumas tulang di atas usia 45 tahun. Namun, bukan berarti penyakit ini hanya diderita oleh orang usia lanjut. Setidaknya, sebanyak 1 orang dari 6 penderita rematik merupakan orang-orang yang masih muda. Bahkan, salah satu jenis penyakit, yaitu Juvenille Reumatoid Artritis, ternyata banyak diderita oleh anak-anak.

Mitos: Semua penyakit rematik disebabkan asam urat.
Faktanya: hanya sekitar 10 persen saja pengidap rematik yang asam uratnya tinggi. Banyak pasien yang asam urat tinggi justru tidak mengalami rematik,” kata Bambang.  Menurutnya,  asam urat dalam darah yang tinggi belum tentu akan menyebabkan rematik. “Penyakit rematik akan terjadi bila asam urat terkumpul dalam sendi dan membentuk endapan kristal monosodium urat.  penyakit ini,” terangnya.

Mitos: Penyakit rematik adalah penyakit tulang.
Faktanya: rematik adalah penyakit yang menyerang persendian tulang dan terdiri dari berbagai jenis di antaranya adalah osteoartritis dan reumatoid artritis. Osteoartritis paling sering menyerang sendi-sendi besar yang mendukung berat badan seperti sendi lulut, panggul, tulang belakang, punggung dan leher meski tidak tertutup kemungkinan menyerang daerah lain. Sementara reumatoid artiritis dikarenakan sistem imun yang menyerang lapisan atau membran sinovial sendi dan melibatkan seluruh organ-organ tubuh, dapat menyebabkan kecacatan.

Mitos: Rematik adalah penyakit keturunan.
Faktanya: rematik tidak selalu diturunkan secara langsung dari orang tua ke anak.  “Namun begitu, ada kecenderungan faktor keluarga menjadi faktor risiko terjadinya rematik seperti pada Reumatoid Artritis, Lupus Eritematosus Sistemik dan Gout,” ujar Dr Bambang.

Mitos: Sakit pada tulang di malam hari adalah tanda gejala rematik.
Faktanya: gejala-gejala yang umumnya terjadi pada penderita rematik adalah pegal-pegal dan peradangan pada sendi (merah, bengkak, nyeri, terasa panas dan umumnya sulit digerakkan). Gejala ini tidak terbatas pada malam hari. Bisa saja menyerang setiap saat.

Baca Juga: 6 Manfaat Mengonsumsi Ramuan Jintan Hitam Untuk Kesehatan

Mitos: Makan kangkung atau bayam sebabkan rematik.
Fakta: Tidak ada hasil penelitian yang menghubungkan antara bayam atau kangkung dengan riisko rematik.  “Kalaupun yang harus dihindari, bila Anda ditakdirkan menderita rematik adalah makanan yang dapat memicu purin atau bahan yang akan diubah menjadi asam urat seperti jeroan, seafood atau minuman beralkohol,” tegas Bambang.

Itulah beberapa mitos serta fakta yang didapatkan mengenai penyakit rematik. Semoga bermanfaat dan menjadi info kesehatan bagi Anda.

| Mengenal 7 Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Rematik

Hindari Kebiasaan Buruk Ini Untuk Obati Penyakit Asam Urat

Seperti yang telah Anda ketahui, penyakit asam urat terjadi akibat tingginya kadar asam urat yang menumpuk dalam tubuh dan sering mempengaruhi tubuh. Penyakit asam urat dapat terjadi pada area jari, siku dan lutut. Nyeri tersebut ditemani dengan rasa panas terbakar yang memuncak dimalam hari. Penyebab asam urat memang beragam, namun pada umumnya terjadi dari kesalahan dalam memilih makanan yang banyak mengandung purin. Oleh sebab itu, hindari kebiasaan buruk untuk obati penyakit asam urat.

Hindari Kebiasaan Buruk Ini Untuk Obati Penyakit Asam Urat

Hindari Kebiasaan Buruk Ini Untuk Obati Penyakit Asam Urat

  • Perbanyak minum air putih

Minum air putih minimal 8-10 gelas perhari bertujuan untuk mengencerkan urine. Hal ini juga berfungsi untuk menghambat proses penumpukkan asam urat yang berlebihan.

  • Kurangi asupan purin

Sebaiknya Anda mulai mengurangi makanan yang bersumber dari protein hewani seperti udang, kepiting, kuning telur, daging sapi, jeroan, kambing dan ayam. Jika Anda ingin mengonsumsi protein, Anda dapat memilih protein murni, seperti putih telur, dan sumber protein yang mengandung sumber asam lemak esensial seperti ikan salmon dan tuna.

  • Menjaga berat badan tubuh

Bila Anda melakukan diet sehat yang diimbangi dengan olahraga, kandungan asam urat yang berlebihan bisa larut dan dibuang oleh tubuh. Namun, Anda tak perlu melakukan olahraga berat jika Anda merasa kesakitan. Cobalah beberapa olahraga ringan, seperti yoga, jalan kaki dan bersepeda. Meski ringan, Anda harus melakukan olahraga ini secara teratur setiap minggu.

  • Makan makanan yang tepat

Anda bisa memulainya dengan memilih makanan yang termasuk karbohidrat kompleks, buah-buahan, sayuran (bit, mentimun, daun selada, kentang, dan zucchini), dan produk susu yang rendah atau bebas lemak.

  • Hindari yang manis

Sebaiknya Anda hindari makanan atau minuman yang mengandung fruktosa atau pemanis buatan dalam jumlah tinggi, seperti soda dan jus kemasan. Namun, jus alami tanpa gula diperbolehkan.

  • Hindari minuman beralkohol

Bir mengandung kadar purin yang tinggi. Minuman beralkohol juga mengandung banyak kalori yang bisa menjadi penyebab berat badan naik. Maka dari itu, hindarilah minuman beralkohol sebagai obat asam urat Anda.

Baca Juga: Penyakit yang Disebabkan Oleh Kelebihan Protein

Itulah beberapa hal yang harus Anda hindari dan hentikan. Semoga Anda lekas sembuh. Aamiin

| Hindari Kebiasaan Buruk Ini Untuk Obati Penyakit Asam Urat

Penyakit yang Disebabkan Oleh Kelebihan Protein

Tubuh membutuhkan asupan mineral yang cukup, salah satu mineral penting yang dibutuhkan manusia untuk meregenerasi tubuh adalah protein. Protein bisa Anda peroleh baik dari hewan maupun tumbuhan. Namun, protein yang masuk kedalam tubuh terlalu banyak akan menyebabkan jaringan sel tidak dapat menyerapnya.

Bukan hanya kekurangan protein saja yang bisa menimbulkan penyakit, namun juga kelebihan protein dapat menimbulkan masalah kesehatan pula. Berikut ini penyakit yang disebabkan oleh kelebihan protein.

Penyakit yang Disebabkan Oleh Kelebihan Protein

Penyakit yang Disebabkan Oleh Kelebihan Protein

  • Kerusakan ginjal

Apabila protein yang masuk kedalam tubuh terlalu banyak, maka kinerja dari ginjal akan semakin berat karena banyak limbah berupa racun dan juga zat tidak berguna yang harus dikeluarkan serta disaring oleh ginjal. Kerusakan ginjal sering ditemukan pada orang yang mengonsumsi banyak protein hewani serta makanan olahan seperti mie instan, efek dari pencucian darah dan juga allopurinol.

  • Rentan terkena risiko kanker

Sumber protein tinggi diperoleh dari hewan (protein hewani), namun protein hewani juga memiliki kandungan lemak yang tinggi sehingga lemak tersebut tidak bisa dicerna dan diserap oleh tubuh secara maksimal sehingga menimbulkan banyak penumpukan.

Akibat dari penumpukkan lemak secara berlebihan inilah yang memicu munculnya berbagai radikal bebas yang masuk kedalam tubuh dan menyebabkan pertumbuhan dari sel kanker menjadi lebih cepat dan berbahaya. Adapun pemicu penumpukkan protein dalam tubuh diantaranya yaitu mengonsumsi daging asap dan daging beku dalam kemasan.

  • Meningkatkan kolesterol

Kolesterol tinggi merupakan awal dari segala penyakit yang berbahaya dalam tubuh, karena dapat menyebabkan pembekuan arteri dalam darah sehingga memunculkan gejala penyakit jantung yang berbahaya.

Kolesterol tinggi dapat memicu penyakit jantung, gula darah tinggi, diabetes, tekanan darah tinggi, stroke, asam urat. Dan protein hewani merupakan pemicu terjadinya kolesterol dalam tubuh.

  • Pemicu penyakit kekurangan kalsium

Masuknya protein dengan jumlah berlebih dalam tubuh bisa memicu produksi asam semakin meningkat dan tinggi sehingga membuat kemampuan tulang dalam menyerap kalsium akan semakin rendah dan akhirnya berbagai macam penyakit kekurangan kalsium seperti osteoporosis bisa terjadi pada setiap orang. Tanda-tanda yang terjadi bila seseorang mengalami kekurangan kalsium adalah adanya rasa sakit yang terjadi di sekitar pergelangan tangan ataupun nyeri tulang.

Baca Juga: Bahaya Mengonsumsi Bayam Bagi Penderita Asam Urat

Maka dari itu, imbangi asupan protein Anda dengan nutrisi dan zat gizi lainnya. Dengan nutrisi yang seimbang, Anda dapat tumbuh sehat dan cerdas.

| Penyakit yang Disebabkan Oleh Kelebihan Protein

Pengaruh Trigliserida Terhadap Asam Urat

Penyakit asam urat adalah kondisi dimana kadar purin berlebih mengalami penumpukan di berbagai persendian. Namun, sebenarnya masih banyak lagi penyebabnya, seperti misalnya makanan yang tidak sehat, pola makan yang tidak seimbang, dll.

Pengaruh Trigliserida Terhadap Asam Urat

Trigliserida adalah sejenis lemak darah yang ditemukan dalam makanan yang terdapat pada tubuh manusia. Jenis lemak darah ini memiliki fungsi yang baik jika kadarnya seimbang yaitu dapat membuat tubuh menghasilkan energi setelah melewati proses pembakaran dalam tubuh. Namun, saat kadarnya terlalu tinggi, maka yang terjadi adalah masalah yang harus ditanggulangi dengan baik. Karena jika tidak, hal tersebut bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, kadar gula darah semakin meningkat, terjadi penumpukkan lemak di daerah pinggang.

Baca Juga: Obat Asam Urat

Pengaruh trigliserida terhadap asam urat secara langsung adalah bahwa penderita asam urat setelah diperiksa secara medis umumnya banyak yang memiliki kadar trigliserida tinggi. Mana yang menjadi penyebab dan mana yang menjadi akibat belum diketahui pasti secara ilmiah, namun berdasarkan penelitian yang dilakukan keduanya akan berpengaruh satu sama lain dikarenakan berbagai hal, antara lain :

  • Resistensi inslin

Saat resistensi insulin sudah terlalu tinggi tingkatnya, maka penyerapan asam urat akan semakin tinggi, khususnya di ginjal. Hal ini pun bisa meningkatkan kadar trigliserida

  • Gaya hidup yang tidak sehat

Kebiasaan ini sangat banyak mempengaruhi kadar trigliserida dan asam urat. Manusia sudah banyak yang tidak mempertimbangkan makanan yang dikonsumsi, tidak mengindahkan kebutuhan istirahat, dan malas untuk melakukan olahraga.

  • Konsumsi alkohol

Hampir sebagian besar orang di seluruh dunia sudah terbiasa dengan konsumsi minuman ini. Padahal kalau ditinjau dari segi medis, minuman ini adalah salah satu jenis yang harus dihindari.

Baca Juga: Manfaat Mengkonsumsi Biji Jali Baik Untuk Kesehatan

Jadi itulah pengaruh trigliserida terhadap asam urat. Semoga bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel kami hari ini.

| Pengaruh Trigliserida Terhadap Asam Urat

Jenis Vitamin & Mineral Untuk Kesehatan Tulang dan Sendi

Vitamin dan mineral sangat penting untuk membantu penyerapan kalsium sehingga baik untuk menunjang kesehatan tulang dan sendi.

Baca Juga: Obat Asam Urat

Asupan makanan yang baik khususnya makanan yang mengandung beberapa jenis vitamin dan mineral akan membantu tulang dan sendi anda kuat. Berikut ini jenis vitamin & mineral untuk kesehatan tulang dan sendi

Jenis Vitamin & Mineral Untuk Kesehatan Tulang dan Sendi

  • Vitamin D

Vitamin D memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang dan sendi, salah satu sumber vitamin D terbesar dihasilkan dari sinar matahari pagi.

Vitamin D berguna untuk membantu merangsang tulang dengan cara mengatur kalsium dan fosfor pada tubuh lalu diendapkan pada proses pengerasan tulang. Sehingga apabila tubuh kekurangan vitamin D maka tulang berisiko mengalami kelainan. Adapun sumber vitamin D diantaranya yaitu minyak ikan, ikan tuna, udang, biji bunga matahari, mentega, dll.

  • Vitamin C

Vitamin C berguna untuk memproduksi kolagen, kolagen sendiri adalah komponen struktur tulang rawan, tendon, ligamen, pembuluh darah, dan kulit.

Vitamin C dapat membantu menjaga cairan synovial sehingga gerakan sendi lebih leluasa. Selain itu vitamin C juga membantu pengobatan penderita rematik.

Vitamin C bisa anda dapatkan dari berbagai macam bahan makanan seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.

  • Vitamin K

Berperan penting dalam metabolisme tulang dan pembentukan tulang yang sehat dan kuat. Vitamin K bersumber dari sayuran berdaun hijau.

  • Vitamin B12

Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan lemahnya tulang saraf.

  • Kalium

Kalium termasuk kedalam jenis mineral yang berperan sebagai penyeimbang kadar keasaman di dalam tubuh, mencegah kalsium untuk dibuang oleh tubuh.

  • Magnesium

Berguna untuk menguatkan tulang. Namun, tugas utama dari magnesium adalah sebagai penyerapan kalsium untuk memperkuat tulang.

Baca Juga: Mengenal Penyebab, Gejala dari Penyakit Pseudogout

Dengan mengkonsumsi jenis vitamin dan mineral diatas maka akan membantu anda dalam mencegah terjadinya penyakit pada tulang dan sendi. Sekian artikel hari ini, semoga bermanfaat.

| Jenis Vitamin & Mineral Untuk Kesehatan Tulang dan Sendi