Nutrisi Penting yang Dibutuhkan Untuk Tulang Kuat

Untuk membentuk tubuh yang kuat, diperlukan pula tulang yang sehat. Hal ini tentunya ditentukan oleh asupan makan harian Anda. Tentunya, banyak orang yang menginginkan agar tulangnya tetap sehat dan kuat serta terhindar dari keropos.

Anda bisa mewujudkan keinginan tersebut dengan mencukupi beberapa nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tulang, seperti:

Nutrisi Penting yang Dibutuhkan Untuk Tulang Kuat

nutrisi-penting-yang-dibutuhkan-untuk-tulang-kuat

Memenuhi asupan protein yang cukup
Banyak penelitian awal menunjukkan bahwa diet protein terutama diet tinggi daging merah dapat menyebabkan tulang lemah. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa diet yang tinggi protein bisa meningkatkan mineral tulang dan mengurangi risiko patah tulang.

Protein juga membantu membangun dan mempertahankan otot, melindungi sendi dan tulang, merangsang kekuatan tulang. Anda bisa memperoleh protein dari jenis makanan seperti salmon, telur, daging tanpa lemak, kedelai, kacang-kacangan.

Mengonsumsi karbohidrat berkualitas
Karbohidrat kompleks seperti buah dan sayur akan dapat meningkatkan kepadatan massa tulang dan meningkatkan penyerapan kalsium. Menurut Dr Zernicke, buah dan sayur megnandung karbohidrat non dicerna, seperti inulin jenis fructans yang tidak dapat dicerna oleh usus kecil. Ketika mereka bergerak menuju usus besar dan mulai diproses.

Kebutuhan kalsium tercukupi
Kalsium, mineral yang paling berlimpah di dalam tubuh ialah salah satu nutrisi yang paling penting untuk kesehatan tulang. Mineral ini juga memainkan peran penting dalam kontraksi otot. Pengaturan detak jantung, tranmisi impuls saraf, pengaturan tekanan darah dan fungsi system kekebalan tubuh. Mendapatkan asupan harian yang direkomendasikan kalsium (yang bervariasi berdasarkan jenis kelamin dan umur) dapat membantu menangkal osteoporosis, menjaga otot dan saraf berfungsi dengan normal.

Vitamin D
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa vitamin D membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu menangkal osteoporosis dan menjaga otot serta saraf sehingga bekerja secara normal.

Fosfor
Tubuh yang kekurangan zat fosfor akan menghambat produksi garam kalsium yang ada pada akhirnya menyebabkan tulang jadi lemak. Namun, meski demikian kelebihan zat fosfor dalam darah juga tidak baik. Hal ini disebabkan fosfor dapat menyebabkan pengerasan arteri yang akan berujung terhadap risiko serangan jantung dan stroke menjadi lebih riskan.

Potasium
Para peneliti meyakini bahwa potassium dapat menurunkan resiko pengeroposan tulang dan mengembalikan kalsium ke tulang. Tidak hanya itu, potasium juga dapat membantu menetralkan asam metabolisme yang diproduksi oleh tubuh dan melindungi tulang dari kerusakan.

Vitamin K
vitamin K berperan penting dalam memproduksi protein yang diperlukan untuk mempertahankan kekuatan tulang dan mencegah penumpukan kalsium di tempat yang salah. Manfaat vitamin K bisa anda dapatkan dari sayuran, kale, kubis dan lain sebagainya.

Magnesium
Magnesium akan mengubah vitamin D menjadi bentuk aktif yang penting untuk dapat menyerap kalsium dengan baik. Manfaat magnesium yang baik bisa anda peroleh dari konsumsi makanan seperti sayuran, bayam, buah bit, biji labu dan lain sebagainya.

Nah itulah beberapa nutrisi penting yang dibutuhkan untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat. Semoga informasi ini membantu Anda dan bermanfaat. Terimakasih

Ketahui Manfaat Rebusan Kayu Manis Bagi Kesehatan Tubuh

Kayu manis menjadi salah satu rempah-rempah khas Indonesia. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, kayu manis juga sering digunakan sebagai ramuan obat tradisional.

Pemanfaatan kayu manis sebagai obat herbal ini sudah dikenal dan dilakukan sejak zaman dulu hingga sekarang. Hal ini dikarenakan kayu manis memiliki kandungan antioksidan ampuh menangkal radikal bebas dan dipercaya mampu mengendalikan kadar gula dalam darah. Selain itu, kayu manis juga mengandung anti infeksi natura alami yang mampu mengusir bakteri dan virus yang hinggap dalam tubuh. Oleh sebab itulah, kayu manis sering digunakan sebagai ramuan alami untuk mengobati penyakit.

Cara Membuat Rebusan Kayu Manis

  • Siapkan 1 ons kayu manis atau sesuaikan dengan kebutuhan Anda
  • Cuci hingga bersih
  • Siapkan 3 gelas air putih
  • Rebus kayu manis dengan air yang telah disiapkan hingga mendidih
  • Jika sudah, diamkan hingga agak dingin
  • Saring airnya dan minumlah rebusan tersebut

Anda juga bisa mencampurnya dengan gula jawa, madu, atau sereh untuk mendapatkan aroma dan rasa yang enak. Atau bisa juga Anda campurkan dengan jahe untuk menambah rasa hangat. Minumlah ramuan rebusan kayu manis ini sebanyak 2 kali sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Manfaat Rebusan Kayu Manis Bagi Kesehatan Tubuh

Ketahui Manfaat Rebusan Kayu Manis Bagi Kesehatan Tubuh

Obat asam urat
Penumpukkan natrium di area sendi yang berbentuk kristal tajam dapat menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa. Selain itu, rasa nyeri pun disertai dengan ruam kemerah-merahan pada daerah sendi dan jari kaki. Penyakit asam urat bisa dialami oleh siapa saja dan tidak menutup kemungkinan bisa menyerang orang yang masih muda. Hal ini didasari oleh menu makanan yang dikonsumsi tidak sehat. Maka dari itu, untuk mencegahnya, Anda bisa meminum ramuan rebusan kayu manis yang ditambah dengan cengkeh, merica, garam, kapulaga dan rempah lainnya. Apabila, asam urat Anda kambuh, konsumsilah pada saat masih hangat.

Obat darah tinggi
Darah tinggi disebabkan oleh adanya tekanan yang terlalu tinggi pada pembuluh darah arteri. Penyakit hipertensi bisa berujung pada komplikasi penyakit seperti jantung dan stroke. Maka dari itu, atasi dengan mengonsumsi ramuan rebusan kayu manis yang ditambahkan dengan rambut jagung serta asam jawa. Kombinasi dari rebusan ini bisa membantu Anda dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, sebaiknya imbangi dengan olahraga dan asupan makanan sehat.

Membantu mengatasi perut kembung
Perut kembung sering dianggap sebagai penyakit ringan, namun bila dibiarkan akan mengganggu kenyamanan dan kesehatan Anda. Maka dari itu, atasilah dengan meminum ramuan kayu manis yang dicampurkan dengan jahe. Minumlah selagi hangat, rasa hangat dari jahenya dapat membuat perut kembung Anda menjadi reda.

Membantu mengobati maag
Penyakit maag sering menyerang pada orang yang telat makan, dan bila dibiarkan bisa menjadi penyakit berbahaya dan memberikan dampak jangka panjang. Atasi dengan minum rebusan kayu manis yang ditambahkan madu, minumlah secara rutin 2 kali sehari.

Mengatasi diare
Diare bila tidak segera diatasi bisa menyebabkan dehidrasi, bahkan dalam kasus yang lebih parah dapat menyebabkan kematian. Segera atasi diare dengan rebusan kayu manis yang dicampur dengan daun jambu biji yang masih muda. Minumlah 2 kali sehari hingga sembuh. Dan jangan lupa untuk beristirahat.

Menghangatkan tubuh
Kayu manis memiliki manfaat sebagai penghangat tubuh alami. Sehingga tidak heran banyak makanan Eropa yang menggunakan kayu manis sebagai pelengkap masakannya. Kayu manis juga bisa dimanfaatkan sebagai obat flu dan demam.

Sumber mineral dan serat
Serat dan mineral seperti pangan dan magnesium sangatlah penting bagi tubuh untuk dapat melangsungkan hidupnya. Kayu manis juga bisa menjadi sumber mineral dan serat seimbang bagi anda. Zat besi yang ada di dalam kayu manis juga sangat baik untuk kekuatan tubuh.

Baca Juga: Manfaat Sawi Bagi Kesehatan Tulang

Anti bakteri
Sebenarnya tubuh memiliki kemampuan untuk menolak bakteri masuk ke dalam tubuh secara alami. Namun ada beberapa orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah sehingga kerap kali terserang bakteri dan menjadi sakit. Dengan mengonsumsi ramuan rebusan kayu manis secara rutin akan membantu sistem pertahanan tubuh melawan bakteri secara lebih optimal. Selain itu kayu manis juga bisa mencegah bau mulut dan gigi berlubang karena bakteri di mulut.

Jadi itulah beberapa manfaat dari rebusan kayu manis bagi kesehatan. Semoga bermanfaat dan semoga Anda selalu diberikan kesehatan. Aamiin

| Ketahui Manfaat Rebusan Kayu Manis Bagi Kesehatan Tubuh

Ternyata Sawi Memberikan Manfaat Kesehatan Bagi Tulang

Sayuran sawi menjadi salah satu menu makanan tumis yang digemari oleh banyak orang. Namun, tahukah Anda dibalik sayuran sawi terdapat khasiat dan manfaat bagi kesehatan tulang Anda?

Baca Juga: Obat Asam Urat

Sawi mengandung nutrisi vitamin A, vitamin K, vitamin C, flavonoid, karotenoid, folat, thiamin, asam pantotenat, fosfor, kalium hingga fitonutrien. Sehingga, selain rasanya yang enak sawi juga memberikan manfaat bagi kesehatan terutama untuk tulang. Berikut ini manfaat mengonsumsi sawi untuk kesehatan tulang.

Manfaat Mengonsumsi Sawi Bagi Kesehatan Tulang

Ternyata Sawi Memberikan Manfaat Kesehatan Bagi Tulang

Orang yang kekurangan asupan vitamin K lebih berisiko terkena patah tulang. Karena, mengonsumsi vitamin K adalah hal penting untuk kesehatan. Vitamin K bertindak sebagai pengubah protein matriks tulang, meningkatkan penyerapan kalsium dan dapat mengurangi ekskresi kalsium. Satu cangkir rebusan sawi hijau memberikan 770 mikrogram vitamin K, yaitu lebih dari 100% dari kebutuhan harian yang direkomendasikan.

Mengonsumsi sawi juga ternyata bagus untuk mencegah osteoporosis, arthritis dan anemia. Bahkan mengonsumsi sawi secara rutin dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung dan asma.

Kandungan kolin pada sawi hijau berperan untuk membantu tidur, gerakan otot, belajar memori. Kolin juga membantu Anda dapat mempertahankan struktur membran sel, membantu dalam transmisi impuls saraf, membantu dalam penyerapan lemak dan mengurangi inflamasi. Folat juga ditemukan dalam kolin yang dapat membantu depresi dengan mencegah kelebihan homosistein dari pembentukan dalam tubuh. Kelebihan homosistein akan mengganggu produksi hormon serotonin, dopamine dan norepinephrine yang mengatur suasana hati tetapi juga tidur dan nafsu makan. Sehingga, bagi Anda yang memiliki gangguan nafsu makan, konsumsi sawi untuk meningkatkan nafsu makan Anda.

Selain baik untuk menjaga kesehatan tulang, sawi juga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes dan kanker. Karena, sawi mengandung sulfur yang dikenal sebagai glucosinolates yang telah dipelajari memiliki kemampuan untuk menghambat proses kanker pada tahap perkembangan yang berbeda untuk kanker paru-paru, kolorektal, payudara dan prostat. Studi awal baru telah menemukan bahwa glucosinolates juga efektif terhadap melanoma, kanker tenggorokan dan kanker pankreas.

Baca Juga: Khasiat dan Manfaat Labu Siam Bagi Kesehatan

Sawi hijau dan sayuran hijau lain yang mengandung klorofil dalam jumlah yang tinggi, dan telah terbukti efektif memblokir efek karsinogenik amina heterosiklik, yang dihasilkan saat memanggang makanan. Jika cenderung menyukai makanan yang dipanggang sampai gosong, pastikan untuk memasangkan sayuran hijau untuk membantu meniadakan efek ini.

Nah itulah manfaat mengonsumsi sawi bagi kesehatan tulang dan kesehatan tubuh lainnya. Semoga bermanfaat dan semoga diberikan kesehatan. Aamiin

| Ternyata Sawi Memberikan Manfaat Kesehatan Bagi Tulang

Khasiat dan Manfaat Labu Siam Bagi Kesehatan Tubuh

Labu siam atau biasa orang sunda menyebutnya dengan waluh merupakan buah dari tanaman menjalar yang bisa tumbuh di tanah yang basah dan lembab. Labu siam termasuk kedalam sayur yang memiliki rasa yang renyah.

Baca Juga: 8 Cara Mengendalikan Asam Urat Supaya Tidak Kambuh

Labu siam mengandung gizi yang sangat banyak dan bagus untuk kesehatan, diantaranya yaitu: vitamin B kompleks (folat, niacin, thiamin, asam pantotenat, riboflavin, vitamin B6), vitamin C, dan mineral penting seperti zat besi, seng, fosfor, mangan, dan tembaga.

Maka karena itulah, labu siam bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Berikut dibawah ini beberapa khasiat dan manfaat labu siam bagi kesehatan tubuh.

Khasiat dan Manfaat Labu Siam Bagi Kesehatan Tubuh

khasiat dan manfaat labu siam bagi kesehatan tubuh

Baik untuk ibu hamil
Kandungan asam folat dan vitamin pada labu siam dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Folat juga penting untuk mengurangi risiko melahirkan bayi cacat dan keguguran.

Mencegah kanker usus
Kandungan serat yang tinggi dapat membantu mengikat zat karsinogenik yang menjadi pemicu tumbuhnya penyakit kanker. Tidak hanya itu, antioksidan dalam labu siam pun dapat membantu menangkal radikal bebas penyebab kanker.

Mengatasi tekanan darah tinggi atau hipertensi
Didalam labu siam terdapat kandungan kalium serta efek diuretik yang sangat bagus untuk menurunkan kadar garam dalam darah melalui air seni. Dengan berkurangnya darah, kerja jantung juga akan lebih ringan dan tekanan darah otomatis akan ikut turun.

Menormalkan kadar asam urat
Efek diuretik yang terdapat pada labu siam baik untuk melancarkan air seni, dimana kelebihan asam urat juga ikut larut bersama air seni.

Baca Juga: Obat Penyakit Asam Urat

Detoksifikasi racun
Labu siam membantu proses detoksifikasi racun sehingga tubuh lebih sehat dan kulit juga akan lebih sehat dan terhindar dari masalah.

Selain berkhasiat untuk kesehatan, ternyata labu siam juga bagus untuk kecantikan kulit, karena didalamnya terdapat kandungan antioksidan vitamin C yang berguna untuk mencegah kerusakan sel kulit akibat radikal bebas penyebab penuaan dini. Selain itu, sifat antiinflamasi yang terkandung dalam labu siam juga berkhasiat untuk membantu mengatasi masalah kulit seperti: jerawat, bintik hitam dan kulit kasar. Wah, ternyata banyak juga yah khasiat dan manfaat labu siam untuk kesehatan dan kecantikan. Semoga artikel kami bermanfaat yah dan terimakasih.

| Khasiat dan Manfaat Labu Siam Bagi Kesehatan Tubuh

8 Cara Mengendalikan Asam Urat Supaya Tidak Kambuh

Penyakit asam urat dapat menimbulkan rasa nyeri yang tidak tertahankan bahkan asam urat yang tidak terkendali bisa mengakibatkan bengkak dan timbul sensasi terbakar pada persendian.

Maka dari itu, orang yang memiliki risiko atau riwayat asam urat tentunya tidak ingin penyakitnya kambuh. Oleh karena itu, penderita asam urat harus tahu 8 cara mengendalikan asam urat supaya tidak kambuh.

8 Cara Mengendalikan Asam Urat Supaya Tidak Kambuh

8 Cara Mengendalikan Asam Urat Supaya Tidak Kambuh

  • Jangan lupa minum obat

Poin pertama yaitu jangan lupa minum obat. Namun, pastikan obat asam urat yang Anda minum aman, halal, legal tanpa menimbulkan efek samping. Hindari pemakaian obat penghilang rasa sakit yang justru bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Dengan mengonsumsi obat asam urat tinggi juga, maka kadar asam urat dalam tubuh Anda dapat dikendalikan.

  • Konsumsi air yang banyak

Disarankan untuk minum minimal 8-10 gelas sehari untuk menghilangkan kadar asam urat berlebih dari tubuh dan mengurangi risiko pembentukan kristal pada sendi. Sehingga, hal ini bisa mengurangi dan menurunkan risiko Anda terkena serangan asam urat.

  • Jauhi pemicu asam urat

Para peneliti telah menemukan bahwa tomak paling sering memicu serangan asam urat selain dari seafood, alkohol dan daging merah.

  • Modifikasi diet

Batasi asupan makanan kaya purin, karena makanan tersebut dapat meningkatkan kadar asam urat dan memperburuk gejala penyakit asam urat. Tidak hanya itu, jangan minum jus buah buatan yang tinggi fruktosa karena dapat meningkatkan asam urat dalam darah. Cobalah untuk mengonsumsi makanan yang sehat kaya antioksidan dan rendah lemak.

  • Berhenti merokok dan minuman beralkohol

Kedua kebiasaan buruk ini bisa memperburuk gejala asam urat. Merokok juga bisa mengganggu metabolisme tubuh. Sedangkan alkohol mampu meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

  • Aktif bergerak

Aktif bergerak seperti olahraga misalnya mampu mencegah penyakit asam urat. Selain itu, gaya hidup yang aktif juga dapat mengalahkan penyakit lain seperti kolesterol tinggi, diabetes dan hipertensi.

  • Menjaga berat badan

Menjaga berat badan juga penting untuk mengendalikan asam urat. Apabila Anda kelebihan berat badan, disarankan untuk tidak melakukan diet ketat. Karena, penurunan berat bdan yang cepat dapat menyebabkan ketosis dan menyebabkan serangan asam urat. Lebih baik untuk mengikuti program penurunan berat badan secara bertahap.

Baca Juga: Mengenal 7 Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Rematik

Itulah 8 tips mengendalikan kadar asam urat dalam tubuh. Semoga bermanfaat dan semoga lekas diberikan kesehatan. Aamiin

 

| 8 Cara Mengendalikan Asam Urat Supaya Tidak Kambuh

Mengenal 7 Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Rematik

Rematik adalah salah satu jenis penyakit yang menyerang sendi dan jaringan sekitarnya. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, anak-anak, orang tua, lansia, ibu hamil maupun ibu menyusui bisa terserang penyakit rematik.

Baca Juga: Obat Asam Urat

Ada banyak mitos yang berkembang seputar penyakit rematik. Meski tidak benar, banyak orang tetap mempercayainya. Berikut dibawah ini 7 mitos dan fakta tentang penyakit rematik.

Mengenal 7 Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Rematik

Mengenal 7 Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Rematik

Mitos: Penyakit rematik disebabkan karena sering mandi malam atau berada dalam ruangan berAC atau cuaca dingin
Fakta: Penelitian mengungkapkan bahwa mandi malam atau cuaca dingin tidak menyebabkan penyakit rematik. Namun, pada penderita rematik tertentu, faktor dingin dapat memperburuk keluhan sehingga saat terkena dingin akan terasa nyeri di sendi-sendinya, hal ini dapat dijelaskan adanya perubahan tekanan atmosfir meningkatkan tekanan di dalam ruang sendi, temperatur yang dingin dapat menyebabkan gangguan aliran sinovium serta merangsang saraf nosiseptor di sekitar sendi sehingga menyebabkan sendi yang sudah terkena arthritis menjadi nyeri dan kaku.

Mitos: Penyakit rematik merupakan penyakit orang usia lanjut
Fakta: Usia memang berpengaruh terhadap munculnya rematik atau nyeri sendi. Memang, resiko terserang rematik semakin bertambah seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini disebabkan karena semakin menipisnya lapisan pelindung sendi dan mulai mengentalnya minyak pelumas tulang di atas usia 45 tahun. Namun, bukan berarti penyakit ini hanya diderita oleh orang usia lanjut. Setidaknya, sebanyak 1 orang dari 6 penderita rematik merupakan orang-orang yang masih muda. Bahkan, salah satu jenis penyakit, yaitu Juvenille Reumatoid Artritis, ternyata banyak diderita oleh anak-anak.

Mitos: Semua penyakit rematik disebabkan asam urat.
Faktanya: hanya sekitar 10 persen saja pengidap rematik yang asam uratnya tinggi. Banyak pasien yang asam urat tinggi justru tidak mengalami rematik,” kata Bambang.  Menurutnya,  asam urat dalam darah yang tinggi belum tentu akan menyebabkan rematik. “Penyakit rematik akan terjadi bila asam urat terkumpul dalam sendi dan membentuk endapan kristal monosodium urat.  penyakit ini,” terangnya.

Mitos: Penyakit rematik adalah penyakit tulang.
Faktanya: rematik adalah penyakit yang menyerang persendian tulang dan terdiri dari berbagai jenis di antaranya adalah osteoartritis dan reumatoid artritis. Osteoartritis paling sering menyerang sendi-sendi besar yang mendukung berat badan seperti sendi lulut, panggul, tulang belakang, punggung dan leher meski tidak tertutup kemungkinan menyerang daerah lain. Sementara reumatoid artiritis dikarenakan sistem imun yang menyerang lapisan atau membran sinovial sendi dan melibatkan seluruh organ-organ tubuh, dapat menyebabkan kecacatan.

Mitos: Rematik adalah penyakit keturunan.
Faktanya: rematik tidak selalu diturunkan secara langsung dari orang tua ke anak.  “Namun begitu, ada kecenderungan faktor keluarga menjadi faktor risiko terjadinya rematik seperti pada Reumatoid Artritis, Lupus Eritematosus Sistemik dan Gout,” ujar Dr Bambang.

Mitos: Sakit pada tulang di malam hari adalah tanda gejala rematik.
Faktanya: gejala-gejala yang umumnya terjadi pada penderita rematik adalah pegal-pegal dan peradangan pada sendi (merah, bengkak, nyeri, terasa panas dan umumnya sulit digerakkan). Gejala ini tidak terbatas pada malam hari. Bisa saja menyerang setiap saat.

Baca Juga: 6 Manfaat Mengonsumsi Ramuan Jintan Hitam Untuk Kesehatan

Mitos: Makan kangkung atau bayam sebabkan rematik.
Fakta: Tidak ada hasil penelitian yang menghubungkan antara bayam atau kangkung dengan riisko rematik.  “Kalaupun yang harus dihindari, bila Anda ditakdirkan menderita rematik adalah makanan yang dapat memicu purin atau bahan yang akan diubah menjadi asam urat seperti jeroan, seafood atau minuman beralkohol,” tegas Bambang.

Itulah beberapa mitos serta fakta yang didapatkan mengenai penyakit rematik. Semoga bermanfaat dan menjadi info kesehatan bagi Anda.

| Mengenal 7 Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Rematik

6 Manfaat Mengonsumsi Ramuan Jintan Hitam Untuk Kesehatan

Indonesia sangat kaya akan rempah-rempah. Bahkan, tidak sedikit orang masih memanfaat untuk kesehatan. Jintan hitam misalnya tanaman yang berbentuk butiran biji berwarna hitam ini telah lama digunakan untuk pengobatan.

Baca Juga: Obat Asam Urat

Meskipun kecil, jintan hitam memiliki kandungan nutrisi dan zat gizi yang luar biasa. Jintan hitam mengandung sekitar 100 senyawa kimia seperti vitamin, protein, asam lemak, karbohidrat, mineral, dll). Maka dari itu, jintan hitam sering digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati berbagai keluhan penyakit. Berikut dibawah ini manfaat jintan hitam untuk kesehatan

6 Manfaat Mengonsumsi Ramuan Jintan Hitam Untuk Kesehatan

6 Manfaat Mengonsumsi Ramuan Jintan Hitam Untuk Kesehatan

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Jintan hitam bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, terutama bagi orang yang menderita gangguan imunitas tubuh. Menurut penelitian, 1 gram kapsul jinten hitam yang dikonsumsi dua kali sehari selama empat minggu dapat meningkatkan rasio sel T, antara positif dan negatif hingga 72 %. Meningkatkan kekebalan tubuh ini penting untuk menyembuhkanan pilek, influenza, AIDS, dan penyakit lainnya yang  terkait dengan imunitas.

  • Mengobati asma dan alergi

Histamin adalah sebuah senyawa yang dilepaskan oleh sistem kekabalan tubuh akibat rekasi alergi. Senyawa Crystalline nigellone yang terdapat dalam jintan hitam memiliki protein kinase C yaitu substansi yang dikenal dapat menghambat pelepasan histamin. Pemberian jintan hitam dapat mengurangi rekasi alergi pada sebagian besar pasien dengan bronchitis, asma dan penyakit alergi lainnya dengan tanpa efek samping.

Untuk pengobatan asma dan alergi, ambil secangkir air hangat, tambahkan satu sendok madu dan setengah sendok teh minyak atau ekstrak jintan hitam. Campur dan minum di pagi hari, bisa sebelum sarapan atau setelah makan makan. Selama proses pengobatan ini, hindari makanan yang dingin dan membawa alergen.

  • Mengatasi gangguan pencernaan

Jintan hitam juga efektif melawan bakteri yang dikenal sangat tahan terhadap obat-obatan, seperti bakteri penyebab kolera, E. coli, dan Shigella spp. Dengan demikian, jintan hitam juga dapat digunakan untuk mengobati gangguan sistem pencernaan yang disebabkan oleh infeksi bakteri seperti sakit perut, dispepsia, diare, dan muntaber .

Untuk mengobati gangguan pencernaan, ambil setengah sendok teh minyak atau ekstrak jintan hitam yang dicampur dengan secangkir susu. Minumlah campuran tersebut dua kali dalam sehari. Atau bisa juga dicampur dengan satu sendok teh bubuk jahe,  dan setengah sendok teh minyak atau ekstrak jintan hitam.

  • Mengobati peradangan

Thymoquinine yang terkandung dalam jintan hitam adalah obat anti inflamasi yang sangat efektif. Anda dapat menggunakan minyak jintan hitam untuk salep yang diterapakan pada jerawat yang meradang. Untuk mencegah jerawat dan menghaluskan kulit, ambil satu sendok makan minyak zaitun yang dicampur dengan setengah sendok teh minyak jintan hitam. Gosokkan pada wajah, kemudian cuci wajah dengan air sabun setelah satu jam.

Untuk pengobatan peradangan yang terjadi pada pergelangan kaki dan sendi yang lain, ambil satu sendok makan cuka, dua sendok madu, dan setengah sendok teh minyak jintan hitam. Gunakan campuran ini dua kali sehari untuk memijat bagian yang meradang.

Baca Juga: Cara Alami Untuk Mengobati Masalah Rematik

  • Mengobati kanker

Asam lemak dalam jintan hitam dapat menghambat perkembangan kanker.  Untuk pengobatan kanker, campurkan satu gelas jus anggur dan setengah sendok teh Minyak jintan hitam. Minum sebanyak tiga kali sehari, dan mungkin akan berlangsung selama empat puluh hari. Selain itu, Anda juga dapat menggosok minyak jintan hitam pada daerah yang terkena kanker.

Itulah 6 manfaat mengonsumsi ramuan jintan hitam bagi kesehatan. Selamat mencoba dan semoga lekas sembuh. Aamiin

| 6 Manfaat Mengonsumsi Ramuan Jintan Hitam Untuk Kesehatan

Cara Alami Untuk Mengobati Masalah Rematik

Rematik adalah salah satu masalah kesehatan yang terjadi pada tulang, sehingga membatasi gerak seseorang dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Rematik bisa terjadi pada siapa saja terutama pada lansia. Namun, kini rematik juga bisa terjadi orang muda. Penyebab rematik belum pasti hingga kini, namun faktor pekerjaan menjadi kecurigaan penyebab rematik. Selain itu, rematik juga bisa disebabkan karena kurang tidur, sehingga mengakbiatkan penumpukan asam laktat, penggunaan sendi berlebihan yang membuat terjadinya peradangan. Sakit rematik akan sering kambuh pada suhu udara dingin.

Solusi untuk mengatasinya bisa dilakukan secara medis, bisa juga menggunakan cara alami dari ramuan herbal.

Cara Alami Untuk Mengobati Masalah Rematik

Cara Alami Untuk Mengobati Masalah Rematik

Berikut dibawah ini cara alami untuk mengobati masalah rematik yang aman tanpa efek samping.

Bandotan

  • Siapkan batang bandotan muda, satu kepal nasi dan setengah sendok teh garam
  • Cuci daun dan batang bandotan muda
  • Tumbuk bersama nasi dan garam
  • Jika telah menjadi seperti adonan bubur kental, balurkan ramuan kebagian sendi yang nyeri
  • Diamkan selama 1-2 jam, lalu balutan dilepaskan
  • Lakukan perawatan seperti ini setiap 2-3 kali sehari.

Baca Juga: 8 Manfaat Kandungan Serai Untuk Kesehatan

Singkong

Bagian yang digunakannya adalah daun dan umbinya. Singkong mengandung karbohidrat yang tinggi sehingg sering digunakan sebagai pengganti beras. Selain itu, singkong juga mengandung kalori, protein, dan senyawa alami seperti tannin, enzim peroksidase, glikosida dan kalsium oksalat.

Cara mengolah umbi menjadi obat rematik alami yaitu dengan cara:
Siapkan daun singkong sebanyak 5 lembar, 15 gr jahe merah dan kapur sirih secukupnya. Kemudian haluskan dan tambahkan air secukupnya, lalu aduk, setelah itu ramuan pun oleskan pada bagian tubuh yang sakit.

Jahe

Jahe selain berkhasiat untuk meredakan nyeri akibat rematik juga berkhasiat untuk menaikkan sirkulasi darah yang akan mengurangi pembengkakan pembuluh darah.

Jahe mengandung minyak astiri dan gingerol yang terbukti ber sifat antiinflamsi dan analgetik yang berfungsi untuk menghangatkan tubuh sehingga dapat meredakan rasa nyeri dan mencegah peradagangan. Cara pengolahannya yaitu cuci bersih, parut dan balurkan pada bagian yang nyeri tersebut.

Brotowali

Bagian yang digunakannya adalah batangnya. Brotowali memiliki kemampuan anti inflamasi sehingga bisa digunakan untuk melawan peradangan. Didalamnya juga terdapat kandungan zat berberin yang bersifat antibakteri. Cara mengolahnya yaitu siapkan brotowali dan cuci bersih, kemudian haluskan selanjutnya balurkan pada bagian yang mengalami rematik.

Gandarusa

Gandarusa sejak dulu sering digunakan untuk menghilangkan gejala nyeri rematik. Bagian yang dimanfaatkan adalah daun dan akarnya. Tumbuhan ini mengandung senyawa kimia berupa alkaloidjustisiin dan kalium dalam jumlah banyak.

Baca Juga: Obat Asam Urat

Itulah 5 bahan alami yang sering digunakan untuk mengobati nyeri akibat rematik. Selamat mencoba dan semoga lekas sembuh. Aamiin

| Cara Alami Untuk Mengobati Masalah Rematik

8 Manfaat Kandungan Serai Untuk Kesehatan

Serai adalah salah satu bumbu masakan yang berguna untuk menambah cita rasa makanan. Serai selain dimanfaatkan untuk penyedap masakan, bumbu ini juga sering digunakan sebagai obat yang bersifat antibakteri, antijamur dan antimikroba dan telah digunakan sejak lama diseluruh Asia Tenggara, benua Afrika dan benua Amerika.

Serai memiliki segudan nutrisi aromatik penting yang memberikan berbagai manfaat kesehatan. Serai juga memiliki sumber vitamin penting seperti vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, folat, dan vitamin C. Selain itu, terdapat pula kandungan mineral penting seperti potasium, kalsium, magneisum, fosfor, mangan, tembaga, seng dan besi yang dibutuhkan untuk fungsi tubuh yang sehat.

Maka dari itu, serai memiliki banyak manfaat kesehatan. Berikut ini 8 manfaat kandungan serai untuk kesehatan.

8 Manfaat Kandungan Serai Untuk Kesehatan

8 manfaat kandungan serai untuk kesehatan

  • Mencegah infeksi akibat bakteri Syaphylococcus aureus

Studi telah membuktikan bahwa minyak atsiri dalam sereh memiliki aktivitas anti biofilm yang bermanfaat mencegah infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus. Serai mengandung fenol yang memiliki kemampuan menyebar dengan cepat melalui jaringan tubuh,  dan menyembuhkan biofilm yang terletak di mana saja pada tubuh. Serai akan mengganggu pertumbuhan dan komunikasi kuman, sehingga akan membantu menghambat pembentukan biofilm. Minyak esensial dari serai berguna untuk penggunaan topikal maupun internal untuk penyakit yang didiagnosis dengan biofilm seperti penyakit Lyme.

  • Mengatasi gangguan perut

Penelitian telah menunjukkan bahwa minyak atsiri dalam serai memiliki sifat anti mikroba dan anti-bakteri yang membantu memerangi infeksi yang disebabkan oleh berbagai bakteri patogen seperti Helicobacter pylori dan Escherichia coli. Serai bermanfaat untuk pencegahan gangguan gastro intestinal seperti ulkus lambung, membantu merangsang fungsi usus dan memperbaiki pencernaan. Sifat anti inflamasi sereh bermanfaat untuk mengobati sembelit, ulcerative colitis, diare, mual dan perut nyeri.

  • Menjaga Kesehatan Sistem Saraf

Serai telah terbukti bisa menjadi tonik yang sangat baik untuk sistem saraf. Serai dapat merangsang pikiran dan membantu untuk mengatasi kejang-kejang, gugup, vertigo dan berbagai gangguan saraf seperti Alzheimer dan penyakit Parkinson. Serai digunakan untuk mandi terapi,  yang akan membantu untuk menenangkan saraf,  mengurangi gejala depresi dan kelelahan yang disebabkan oleh stres.

  • Mengatasi Rematik

Serai efektif digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh rematik. Serai dapat dioleskan pada pinggang dan bagian yang sakit karena rematik atau keseleo.

  • Anti inflamasi dan Anti Septik

Karena sifat anti-inflamasi dan anti-septik, jus serai dapat digunakan sebagai herbal penting untuk mengobati arthritis, asam urat dan radang saluran kemih.

  • Membantu Proses Detoksifikasi

Anti-oksidan, anti-septik dan efek diuretik dari serai menjadikannya herbal penting untuk dimasukkan dalam diet saat detoksifikasi. Proses ini sangat membantu untuk membersihkan dan memurnikan hati, ginjal, kandung kemih, pankreas dan meningkatkan sirkulasi darah. Efek diuretik membantu mengeluarkan racun secara efektif.

  • Mencegah kolesterol

Daun Serai memiliki zat anti-kolesterol dan anti-aterosklerosis, keduanya membantu mengurangi penyerapan kolesterol dari usus, serta oksidasi LDL (kolesterol jahat) dalam darah, sehingga mencegah salah satu proses awal dalam pembentukan plak aterosklerotik.

  • Menjaga kesehatan pencernaan

Kandungan daun serai berguna untuk mengatur fungsi usus dan motilitas dengan sifat anti mikroba yang ia miliki. Zat ini membantu untuk membunuh bakteri jahat dan parasit serta dapat mengembalikan bakteri baik dalam usus, sehingga membantu meningkatkan masalah pencernaan seperti gangguan pencernaan, sembelit, diare, kembung usus, perut kembung, kejang perut, muntah dan kram.

Baca Juga: Hindari Kebiasaan Buruk Untuk Obati Penyakit Asam Urat

Itulah beberapa manfaat serai untuk kesehatan, sebenarnya masih banyak lagi khasiat serai untuk kesehatan selain poin-poin diatas. Namun, segini dulu aja yah postingan hari ini. Semoga bermanfaat dan semoga diberikan kesehatan. Aamiin

| 8 Manfaat Kandungan Serai Untuk Kesehatan

Hindari Kebiasaan Buruk Ini Untuk Obati Penyakit Asam Urat

Seperti yang telah Anda ketahui, penyakit asam urat terjadi akibat tingginya kadar asam urat yang menumpuk dalam tubuh dan sering mempengaruhi tubuh. Penyakit asam urat dapat terjadi pada area jari, siku dan lutut. Nyeri tersebut ditemani dengan rasa panas terbakar yang memuncak dimalam hari. Penyebab asam urat memang beragam, namun pada umumnya terjadi dari kesalahan dalam memilih makanan yang banyak mengandung purin. Oleh sebab itu, hindari kebiasaan buruk untuk obati penyakit asam urat.

Hindari Kebiasaan Buruk Ini Untuk Obati Penyakit Asam Urat

Hindari Kebiasaan Buruk Ini Untuk Obati Penyakit Asam Urat

  • Perbanyak minum air putih

Minum air putih minimal 8-10 gelas perhari bertujuan untuk mengencerkan urine. Hal ini juga berfungsi untuk menghambat proses penumpukkan asam urat yang berlebihan.

  • Kurangi asupan purin

Sebaiknya Anda mulai mengurangi makanan yang bersumber dari protein hewani seperti udang, kepiting, kuning telur, daging sapi, jeroan, kambing dan ayam. Jika Anda ingin mengonsumsi protein, Anda dapat memilih protein murni, seperti putih telur, dan sumber protein yang mengandung sumber asam lemak esensial seperti ikan salmon dan tuna.

  • Menjaga berat badan tubuh

Bila Anda melakukan diet sehat yang diimbangi dengan olahraga, kandungan asam urat yang berlebihan bisa larut dan dibuang oleh tubuh. Namun, Anda tak perlu melakukan olahraga berat jika Anda merasa kesakitan. Cobalah beberapa olahraga ringan, seperti yoga, jalan kaki dan bersepeda. Meski ringan, Anda harus melakukan olahraga ini secara teratur setiap minggu.

  • Makan makanan yang tepat

Anda bisa memulainya dengan memilih makanan yang termasuk karbohidrat kompleks, buah-buahan, sayuran (bit, mentimun, daun selada, kentang, dan zucchini), dan produk susu yang rendah atau bebas lemak.

  • Hindari yang manis

Sebaiknya Anda hindari makanan atau minuman yang mengandung fruktosa atau pemanis buatan dalam jumlah tinggi, seperti soda dan jus kemasan. Namun, jus alami tanpa gula diperbolehkan.

  • Hindari minuman beralkohol

Bir mengandung kadar purin yang tinggi. Minuman beralkohol juga mengandung banyak kalori yang bisa menjadi penyebab berat badan naik. Maka dari itu, hindarilah minuman beralkohol sebagai obat asam urat Anda.

Baca Juga: Penyakit yang Disebabkan Oleh Kelebihan Protein

Itulah beberapa hal yang harus Anda hindari dan hentikan. Semoga Anda lekas sembuh. Aamiin

| Hindari Kebiasaan Buruk Ini Untuk Obati Penyakit Asam Urat